Cara Pasang Dynabolt (Baut Anchor) pada Dinding atau Beton

Proyek Sipil | 05.17 |


Hak Cipta: Maaf... Artikel ini dibuat khusus untuk Pembaca Blog ini. Jika anda ingin memposting ulang pada Blog atau Website anda, silahkan ditulis ulang dengan Narasi dan Bahasa anda sendiri. Terima Kasih...
Advertisement

Dynabolt adalah Baut Angker (Anchor) yang dapat menyatukan 2 Komponen yang berbeda pada suatu Bangunan (secara langsung atau tidak langsung).

Penyatuan ini mengandalkan Kekuatan Ikatan Mekanis Baut tersebut terhadap suatu Produk (seperti Bracket, Besi, dll) pada Media Pemasangannya (seperti Dinding Bata yang telah diplester atau Beton).

Contoh aplikasi pemasangan Dynabolt di Lapangan :

1.  Pemasangan Tangga Besi dan Reiling Tangga Besi.


2.  Pemasangan Rangka Kanopi yang terbuat dari Besi.


3.  Pemasangan Clamb atau Bracket, untuk Gantungan suatu Produk.


4.  dan lain-lain.

Peralatan yang dibutuhkan untuk Memasang Dynabolt pada Beton atau Dinding Bata:

1.  Pensil.
2.  Palu (Martil) dan Paku.
3.  Mesin Bor, sebaiknya menggunakan Mesin Bor yang ada fasilitas Hammer-nya.
4.  Mata Bor Beton yang Ukuran-nya disesuaikan dengan Diameter Dynabolt yang hendak dipasang.
5.  Alat Pembersih Lubang dari Media yang telah di-bor.
6.  Kunci Ring Pas, atau Kunci Pas, atau Kunci Inggris.

Tahapan Pemasangan Dynabolt bisa dilihat dibawah ini :

1.  Tandai (Marking) posisi Beton atau Dinding Bata yang hendak dilubangi dan dipasang Dynabolt dengan Pensil. Lalu lubangi secukupnya dengan menggunakan Paku dan Martil, agar proses pengeboran menjadi lebih mudah dan mata bor tidak bergeser (tetap akurat pada saat Pengeboran).


2.  Pilih Mata Bor Beton sesuai dengan Diameter Dynabolt yang akan digunakan, seperti Gambar dibawah ini. Lalu pasang Mata Bor Beton tersebut pada Mesin Bor.


3.  Pasang Alat Pengukur Kedalaman pengeboran (yang biasanya telah disediakan dalam Paket Pembelian Mesin Bor), pada Mesin Bor tersebut. Atur posisi Alat Pengukur tersebut, agar Dalam Pengeboran nantinya sesuai dengan Panjang Dynabolt yang hendak dipasang. Sebaiknya lebihkan kedalamannya Pengeboran kira-kira 0,5 cm sampai 1 cm.


4.  Jika Alat Pengukur Kedalaman pengeboran tidak tersedia (mungkin hilang atau rusak). Anda dapat memberi Tanda pada Mata Bor tersebut, sesuai dengan Panjang Dynabolt yang akan digunakan. Agar Kedalaman pengeboran bisa terukur pada saat Proses Pengeboran nanti. Tanda ini bisa menggunakan Isolasi atau Spidol.

5.  Lakukan Pengeboran pada Beton atau Dinding Bata, dengan cara menempelkan Mata Bor Beton pada Dinding yang telah dipaku sebelumnya. Lakukan dan gentle, tidak terburu-buru, serta tetap menjaga Posisi Mesin Bor agar senantiasa Tegak Lurus terhadap Beton atau Dinding Bata tersebut.


6.  Setelah Pengeboran selesai, bersihkan Debu yang tertinggal pada bagian dalam Lubang. Bisa menggunakan alat Pembersih seperti Gambar dibawah, bisa juga juga menggunakan Mesin Penyedot Debu (Vacuum Cleaner).


7.  Masukkan Dynabolt pada Lubang tersebut. Bisa menggunakan Palu (Martil). Pada saat memasukkan ini, sebaiknya Mur Dynabolt biarkan tetap dalam keadaan terpasang, agar Drat yang ada pada Dynabolt tidak rusak pada saat pemukulan oleh Palu. Lakukan dengan gentle, supaya tidak merusak Lubang yang ada dan Dynabolt itu sendiri.

8.  Setelah Dynabolt masuk kedalam Lubang, buka Mur yang ada pada pangkal Dynabolt, lalu masukkan Bracket atau Produk lain yang hendak "dikunci", lalu pasang kembali Mur tersebut. Seperti terlihat pada Gambar dibawah ini.


9.  Setelah Mur terpasang, lakukan "penguncian". Dengan cara memutar Mur tersebut (searah Jarum Jam), menggunakan Kunci Ring Pas (kunci Pas, atau Kunci Inggris), seperti Gambar (a) dibawah ini.

Mur yang berputar tersebut mengakibatkan Baut Dynabolt menjadi tertarik keluar, seperti Gambar (b) dibawah ini.

Baut yang tertarik keluar tersebut mengakibatkan Selongsong Silinder menjadi mengembang, sehingga menimbulkan "ikatan" antara Dynabolt tersebut dengan Beton atau Dinding Bata, seperti Gambar (c) dibawah ini. Semakin banyak Mur Dynabolt diputar, semakin banyak pula Baut Dynabolt yang tertarik keluar, sehingga Selongsong Silinder Dynabolt menjadi semakin mengembang, yang membuat ikatan jadi semakin kuat.


10.  Mur yang diputar (cukup kuat) ini, sekaligus menimbulkan 2 ikatan yang kuat, yaitu :
a.  Dynabolt mengikat kuat pada Beton atau Dinding Bata, karena Selongsong Silinder yang mengembang.
b.  Bracket mengikat kuat pada Beton atau Dinding Bata, karena Mur tersebut menekan dan menahan Bracket tersebut pada Beton atau Dinding Bata.

11.  Sehingga tujuan penggunaan Dynabolt bisa tercapai, yaitu menyatukan 2 Komponen yang berbeda. Seperti contoh Gambar dibawah ini.





Advertisement




Komentar :

Category: , , ,