Cara Pemasangan Pipa Buangan Air Kamar Mandi dan Closet pada Rumah Lantai 2

Proyek Sipil | 03.38 |


Hak Cipta: Maaf... Artikel ini dibuat khusus untuk Pembaca Blog ini. Jika anda ingin memposting ulang pada Blog atau Website anda, silahkan ditulis ulang dengan Narasi dan Bahasa anda sendiri. Terima Kasih...
Advertisement

Sering kita jumpai masalah Bocor terjadi pada Kamar Mandi lantai 2, lantai 3, dan bangunan bertingkat lainnya. Salah satu penyebab Bocor yang sering terjadi adalah akibat Rembesan Air pada sekeliling Pipa Air Buangan (Air Mandi dan Closet), seperti pada tulisan saya sebelumnya Penyebab Bocor yang terjadi pada Kamar Mandi Rumah Lantai 2.

Hal ini sebaiknya dihindari dan di antisipasi sejak dini, yaitu dengan melakukan Proses Pemasangan (Pengecoran) Pipa dengan Baik dan Kuat. Pemasangan Pipa memang sebaiknya dilakukan sejak awal yaitu pada saat Pengecoran Plat Beton Rumah Lantai 2, tapi ada kalanya kondisi memaksa kita untuk melakukan pemasangan Pipa ini belakangan hari.

Untuk Pemasangan Pipa yang dilakukan pada Lantai beton yang telah dicor, dapat dilihat dibawah.

Teknis Kerja Pelaksanaan Pemasangan Pipa Air Buangan pada Lantai 2

1.  Lobangi Lantai Beton, seperti terlihat pada Gambar dibawah ini. Lobang dibuat berdiameter 15cm, karena direncanakan Pipa berdiameter 4" (inchi) akan dicorkan ditengah lubang tersebut. Sehingga diperkirakan masih ada Jarak antara Permukaan Luar Pipa dan Beton sebesar 2 cm di sekeliling Pipa 4" tersebut.

(Satuan Gambar dalam CM, Lobang berdiameter 15cm)

2.  Masukkan Pipa 4"tersebut ke dalam Lobang yang telah dibobok tadi Tepat di tengah lobang. Sehingga ada Jarak sebesar 2cm di sekeliling Pipa tersebut. Seperti Gambar dibawah ini.

(Pipa telah dimasukkan ke dalam Lobang Bobokan)

3.  Pasang Mal Bekisting pada bagian Bawah Plat Lantai Beton, sebaiknya menggunakan Tripleks yang cukup tebal dan diikat erat pada Plat Lantai Beton, sehingga tetap kuat pada saat dilakukan Pengecoran. Seperti terlihat pada pada Gambar dibawah.

(Tampak Bawah, Saat Pengecoran)

4.  Lakukan Pengecoran pada sekeliling Pipa 4" tersebut, dari bagian atas Permukaan Plat Lantai Beton. Dengan menggunakan Semen Khusus (bahan Additive). Pengecoran dilakukan dengan benar-benar Padat dan Rapi. Contoh produk Semen Khusus yang pernah saya gunakan adalah Lemkra FK 103.

(Tampak Atas, Setelah Selesai Pengecoran)

5. Biarkan beberapa hari hingga benar-benar kering dan kuat, sebelum melakukan Pekerjaan Waterproofing pada Lantai Beton dan Pemasangan Keramik.

Untuk penggunaan Closet pada Rumah Lantai 2 sebaiknya gunakan Closet ber-Corong, seperti pada tulisan saya sebelumnya Menggunakan Closet Jongkok ber-Corong agar Kamar Mandi tidak Bocor.

Demikian tulisan saya kali ini, semoga berguna.

Advertisement




Komentar :

Category: , ,