Pondasi Bangunan secara Umum ada 2 Jenis

Proyek Sipil | 04.53 |


Hak Cipta: Maaf... Artikel ini dibuat khusus untuk Pembaca Blog ini. Jika anda ingin memposting ulang pada Blog atau Website anda, silahkan ditulis ulang dengan Narasi dan Bahasa anda sendiri. Terima Kasih...
Advertisement

Pondasi Bangunan secara Umum ada 2 jenis, yaitu:
     -  Pondasi Dangkal (Shallow foundations).
        Pondasi dangkal (kadang-kadang disebut ‘pondasi menyebar’) termasuk dudukan umpak  (‘pondasi terisolasi’), pondasi memanjang, pondasi tapak  dan pondasi raft.
     -  Pondasi Dalam (Deep foundations ). Pondasi dalam  termasuk tiang pancang, bor pile ,  dinding diafragma dan caissons.

A. Pondasi Dangkal
        Pondasi dangkal biasanya dibuat  dekat dengan permukaan tanah, umumnya  kedalaman pondasi didirikan  kurang 1/3 dari lebar pondasi sampai dengan kedalaman kurang dari 3 meter. Kedalaman pondasi dangkal ini bukan aturan yang baku, tetapi merupakan sebagai pedoman.
        Pondasi dangkal biasanya digunakan ketika tanah permukaan yang cukup kuat dan kaku untuk mendukung beban yang dikenakan dimana jenis struktur yang didukungnya tidak terlalu berat dan juga tidak terlalu tinggi.
        Pondasi dangkal  umumnya tidak cocok dalam tanah kompresif yang lemah atau sangat buruk, seperti tanah urug dengan kepadatan yang buruk ,  pondasi dangkal juga tidak cocok untuk jenis tanah gambut, lapisan tanah muda  dan jenis tanah deposito aluvial, dll.

Jenis dan Contoh Pondasi Dangkal antara lain:
     -  Pad foundations (Pondasi Tapak),
     -  Pondasi Jalur atau pondasi memanjang (Strip foundations),
     -  Pondasi Tikar (Raft foundations).

B. Pondasi Dalam
        Pondasi dalam adalah pondasi yang didirikan  permukaan tanah dengan kedalam tertentu dimana  daya dukung dasar pondasi dipengaruhi oleh beban struktural dan  kondisi permukaan tanah, pondasi dalam biasanya dipasang  pada kedalaman lebih dari 3 meter di bawah elevasi permukaan tanah.
        Pondasi dalam dapat dijumpai dalam bentuk pondasi tiang pancang, dinding pancang, dan caissons atau pondasi kompensasi.
        Pondasi dalam dapat digunakan untuk mentransfer beban ke lapisan  yang lebih dalam untuk mencapai kedalam yang tertentu sampai didapat jenis tanah yang mendukung daya beban strutur bangunan sehingga jenis tanah yang tidak cocok di dekat permukaan tanah dapat dihindari. 

Jenis dan Contoh Pondasi Dalam antara lain:
     -  Pondasi Pile,
     -  Pondasi Piers (dinding diafragma),
     -  Pondasi Caissons (Bor Pile).

Advertisement




Komentar :

Category: ,