Penyebab Bocor yang terjadi pada Kamar Mandi Rumah Lantai 2

Proyek Sipil | 00.34 |


Hak Cipta: Maaf... Artikel ini dibuat khusus untuk Pembaca Blog ini. Jika anda ingin memposting ulang pada Blog atau Website anda, silahkan ditulis ulang dengan Narasi dan Bahasa anda sendiri. Terima Kasih...
Advertisement

Kebocoran Air pada Kamar Mandi sering terjadi pada Rumah, baik itu Kamar Mandi pada Lantai 1 (Lantai Dasar) atau Kamar Mandi pada Lantai 2. Hal ini banyak terjadi pada Rumah dan mejadi Problem yang cukup serius, apalagi jika bocor terjadi pada Kamar Mandi Lantai 2. Karena Air yang Bocor akan menetes kebawah (ke Lantai 1), yang sangat membuat tidak nyaman Penghuni Rumah tersebut.

Penyebab Bocor yang terjadi pada Kamar Mandi Lantai 2, antara lain:

1.  Kualitas Cor Plat Lantai Beton kamar mandi yang Tidak Baik

Hal ini bisa terjadi karena:
a.  Campuran Beton (Semen, Pasir, Kerikil) yang terlalu banyak Kerikil (Batu Pecah / Split), dan kurang Pasir, sehingga menyebabkan Beton menjadi Berongga.

b.  Proses Pelaksanaan Pengecoran yang kurang baik karena tidak menggunakan Alat Penggetar (Vibrator), sehingga menyebabkan Beton menjadi Berongga. 

c.  Kurangnya Semen pada adukan Beton pada saat pengecoran. Ini menyebabkan ada Permukaan Pasir atau Kerikil (Agregat) yang tidak diselimuti Semen dengan merata. Bagian Agregat yang tidak diselimuti semen ini, bisa menjadi jalan bagi Rembesan Air sehingga terjadi Bocor.

d.  Proses pencampuran Beton (Semen, Pasir, Kerikil) yang tidak merata (homogen), sehingga ada sebagian Permukaan Pasir atau Kerikil (Agregat) yang tidak diselimuti Semen dengan merata. Bagian Agregat yang tidak diselimuti semen ini, bisa menjadi jalan bagi Rembesan Air sehingga terjadi Bocor.

2.  Kebocoran pada Pipa Buangan Air Kotor Kamar Mandi


Bocor bisa juga terjadi pada Pertemuan antara Beton dan Pipa (Buangan Air Mandi dan Closet). Ini terjadi akibat tidak kuatnya ikatan pada kedua material yang Berbeda Jenis tersebut, yaitu antara material Pipa dan material Beton.

Untuk mendapatkan hasil pengikatan yang kuat antara Beton dan Permukaan Luar Pipa tersebut, kita sebaiknya menggunakan Bahan Additive sejenis Semen Khusus yang memiliki karakter yang Dapat Mengikat Erat pada Permukaan Beton dan Mengikat Erat juga pada Permukaan Luar Pipa. Bahan tersebut biasanya juga lebih kedap air karena memang didisain khusus untuk penggunaan seperti itu. (lihat Gambar diatas).

3.  Lantai Beton Kamar Mandi yang tidak diberi Lapisan Kedap Air (Waterproofing).

Sebelum pemasangan Keramik Lantai Kamar Mandi, sebaiknya Lantai Beton Kamar Mandi diberi lapisan Waterproofing terlebih dahulu. Teknis kerja selengkapnya akan saya tulis pada postingan berikutnya.

Demikian tulisan saya kali ini, semoga berguna.

Advertisement




Komentar :

Category: , ,